Minggu, 27 Februari 2011

Cinta dari Erich Fromm

Minggu, 27 Februari 2011
Erich Fromm, dikenal sebagai salah satu tokoh yang memiliki perhatian besar terhadap arah masyarakat kapitalis dan pengaruhnya terhadap kajian massa rakyat. Perhatiannya dalam ilmu psikologi sosial membuahkan banyak karya yang menunjukkan pemikirannya yang kaya dan tajam. Bahkan bukan psikologi saja yang dibedah, tapi juga gagasan sosial-humanis. \(^0^)/

Dalam bukunya, The Art Of Loving, Fromm menjelaskan bahwa kebutuhan manusia yang paling dalam adalah kebutuhan untuk mengatasi keterpisahannya dan meninggalkan penjara kesendiriannya. Kegagalan untuk mengatasi keterpisahan ini yang akan menyebabkan gangguan kejiwaan. Lantas banyak cara yang kemudian dilakukan individu untuk mengatasi keterpisahannya dari individu lainnya. Dalam cinta, ada jawaban yang utuh yakni terletak pada pencapaian penyatuan antar pribadi dan peleburan dengan pribadi lain. Hasrat akan peleburan antar pribadi ini yang paling kuat pengaruhnya dalam diri manusia. Inilah kerinduan mendasar dan kekuatan yang menjaga manusia untuk selalu bersama

Menurut Fromm ada dua jenis cinta :
  1. Cinta penyatuan simbiosis. Disini cinta memiliki pola hubungan antara pasif dan aktif, dimana keduanya tidak dapat hidup tanpa yang lain. Bentuk pasif dari penyatuan simbiosis disebut sebagai ketertundukan (submission) atau dalam istilah klinis disebut sebagai Masokhisme. Pribadi yang Masokhisme keluar dari perasaan isolasi dan keterpisahan yang tak tertahankan dengan menjadikan dirinya bagian dan bingkisan pribadi lain yang mengatur, menuntun dan melindungi dirinya. Bentuk aktif dari penyatuan simbiosis disebut sebagai dominasi (domination), dalam klinis disebut sebagai sadisme. Pribadi yang sadistis ingin keluar dari kesendiriannya dengan membuat pribadi lain menjadi bagian dan bingkisan dirinya.

  2. Cinta yang dewasa. Ini merupakan penyatuan dalam kondisi tetap memelihara integritas dan individualitas seseorang. Cinta adalah kekuatan aktif dalam diri manusia, kekuatan yang dapat meruntuhkan tembok yang memisahkan manusia dari sesamanya, dan yang menyatukan dirinya dengan yang lain.

Tentu saja pilihan yang terbaik adalah cinta dewasa. Dalam jenis cinta dewasa, cinta menjadi kekuatan aktif dalam diri manusia, kekuatan yang meruntuhkan tembok yang memisahkan manusia dari sesamanya, yang menyatukan dirinya dengan yang lain; cinta membuat dirinya mengatasi perasaan isolasi dan keterpisahan, namun tetap memungkinkan dirinya menjadi dirinya sendiri, mempertahankan integritasnya.

Read More >>
 
Design by Pocket
This template is brought to you by : allblogtools.com Blogger Templates